Anda Buruk di Ranjang (read this)



Walau terhanyut dalam kenikmatan sensasional bersamanya, gerakan kecil dapat membuat agenda seks runyam. Karenanya jika tak ingin membuat momen bercinta Anda berantakan, menghindari hal-hal buruk menjadi solusinya. Apa sajakah itu? Shine memaparkan untuk Anda.

GERAKAN sekecil apapun dapat membuat Anda terlihat buruk di ranjang. Jika tak ingin dicap dengan label tersebut, sebaiknya hindari beberapa hal  ini.
 
Gelisah

Pelatih seni, Kim mengasumsikan bahwa pria dapat terlihat buruk di ranjang karena gerakannya. Gerakan cepat dan gugup akan menunjukkan dengan jelas kalau dia tidak nyaman dengan tubuhnya dan betapa dia tidak nyaman dengan pasangannya.

Solusinya: Lakukan olahraga khususnya yang maskulin seperti boxing dan sebagainya. Jika Anda melakukannya dengan rutin, maka hal tersebut dapat mengubah cara Anda dalam bergerak, serta meningkatkan koordinasi tubuh dan menghindarkan stres.

Mual dan muntah

Adakalanya mungkin Anda dilanda rasa mual dan ingin muntah karena tak tahan melihat bagian tubuh pasangan. Misalnya, Anda tidak tahan dengan darah haid pasangan atau tak nyaman dengan perutnya yang terlalu berlemak, atau aroma tak sedap dari tubuhnya yang memicu mual di tubuh.

Solusi: Jangan bermain di area yang menimbulkan Anda tidak nyaman dengan hal tersebut. Pelajari area lainnya yang dapat menciptakan kenikmatan tanpa Anda perlu merasa tidak nyaman. Semakin Anda belajar menggali hal tersebut, maka Anda pun akan merasa nyaman dengan kekurangan pasangan.

Bertindak ragu-ragu

Serangan ini memang kerap menyerang ketika agenda bercinta sedang berjalan. Misalnya, pasangan terlihat tak percaya diri ketika ingin melakukan posisi baru dan sebagainya. Alhasil, momen bercinta jadi kurang berjalan maksimal.

Solusi: Lakukan petualangan bersama pasangan sehingga Anda berdua terbiasa dengan tubuh masing-masing. Dengan mengenal satu sama lain maka keragu-raguan pun dapat ditepis.

Melakukan sentuhan yang buruk

Ini adalah salah satu keluhan wanita tentang pria ketika foreplay berlangsung. Penyebabnya, pria sering melakukan sentuhan dengan kasar.

Solusi: Lakukan sentuhan dengan alami dan lembut. Bergeraklah secara perlahan dan berikan perhatian di semua titik, sehingga foreplay berjalan maksimal.

Kurang petualangan

Dengan intensitas yang semakin sering, mungkin agenda seksual terasa membosankan. Apalagi, pasangan pun kurang bisa menyambut hangat ajakan Anda dalam mengeksplorasi sesi bercinta. Hasilnya, kejemuan ranjang pun tercipta.

Solusi: Buatlah pikiran pasangan Anda terbuka akan hal tersebut. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah berkomunikasi dengannya secara lembut, sehingga Anda berdua dapat melakukan petualangan bersama yang menyenangkan. Ingat, komunikasi sangat berperan penting dalam hal ini.
Read more
close
Banner iklan disini